MERAIH GENERASI BEBAS ROKOK Strategi Promosi Kesehatan untuk Mengurangi Merokok pada Remaja

MERAIH GENERASI BEBAS ROKOK Strategi Promosi Kesehatan untuk Mengurangi Merokok pada Remaja

Buku ini menghadirkan pandangan mendalam tentang isu serius yang mempengaruhi masa depan generasi muda kita: perilaku merokok pada remaja. Merokok bukan hanya masalah kesehatan fisik, tetapi juga memengaruhi aspek psikologis dan sosial dalam kehidupan mereka. Dengan fokus pada upaya-upaya promosi kesehatan, buku ini menjelajahi berbagai aspek terkait merokok pada remaja. Pembaca akan dibawa dalam perjalanan untuk memahami dampak kesehatan yang serius dari merokok pada usia muda, serta menggali faktor-faktor yang mendorong perilaku merokok di kalangan remaja.
Buku ini tidak hanya mengidentifikasi masalah, tetapi juga menawarkan solusi konstruktif. Anda akan menemukan strategi-promosi kesehatan yang terbukti efektif dalam mengurangi kebiasaan merokok pada remaja. Ini termasuk pendekatan pencegahan, kampanye edukasi yang kuat, serta dukungan sosial yang dapat membantu remaja menjauhkan diri dari rokok. ‘Meraih Generasi Bebas Rokok” adalah panduan penting bagi praktisi kesehatan, pendidik, orang tua, dan remaja sendiri yang ingin memahami lebih dalam tentang masalah merokok pada remaja dan bagaimana kita semua dapat berkontribusi untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan bebas dari kebiasaan merokok yang merugikan.

Buku Ajar ILMU KESEHATAN MASYARAKAT DALAM PELAYANAN KESEHATAN

Buku Ajar ILMU KESEHATAN MASYARAKAT DALAM PELAYANAN KESEHATAN

Buku ini berisi beberapa hal tentang sistem pelayanan kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, perilaku dan promosi kesehatan, epidemiologi dan Kesehatan lingkungan, gizi masyarakat serta manajemen obat dan penggunaan obat rasional. Materi dimulai dari aspek makro dengan mempelajari sistem pelayanan Kesehatan dilanjutkan dengan aspek fasilitas pelayanan kesehatan primer dan rujukan. Epidemiologi dan kesehatan lingkungan diberikan untuk menilai situasi Kesehatan secara umum, kemudian ditunjang dengan gizi masyarakat. Lingkungan yang sehat dan gizi yang seimbang akan berdampak pada perilaku yang sehat pula. Manajemen obat dan penggunaan obat rasional sebagai upaya kesehatan masyarakat dari aspek farmakologi yang berperan mulai dari preventif, promotif, kuratif, maupun rehabilitatif.
Buku ini ditujukan khususnya buat Mahasiswa Farmasi dan Mahasiswa Kesehatan pada umumnya. Buku ini ditulis dengan pertimbangan bahwa materi Ilmu Kesehatan Masyarakat bagi Mahasiswa Farmasi masih terbatas, dan keterlibatan lulusan Farmasi untuk berkarya di bidang promosi kesehatan masih terbatas. Paradigma farmasi masih banyak berfokus pada askep kuratif, sedangkan aspek promosi kesehatan belum banyak terlibat meskipun beberapa mata kuliah terdapat muatan promosi kesehatan. Demikian pula reformasi pelayanan kefarmasian menuju kearah preventif dan promotif memacu penguasaan ilmu kesehatan masyarakat yang lebih baik.

Bunga Rampai KRISIS LINGKUNGAN Menimbulkan Berbagai Penyakit Pada Manusia

Bunga Rampai KRISIS LINGKUNGAN Menimbulkan Berbagai Penyakit Pada Manusia

Sebagaimana konsep dari HL Blum bahwa yang paling besar pengaruhnya terhadap derajat kesehatan di samping lingkungan adalah perilaku. Di samping berbasis lingkungan, perilaku masih menjadi permasalahan hingga saat ini. Pola perilaku dan kebiasaan sehari-hari yang tidak memenuhi standar kesehatan dapat memicu timbulnya penyakit. Di samping berbasis lingkungan, perilaku masih menjadi permasalahan hingga saat ini.

Gaya hidup erat kaitannya dengan perilaku, maka perilaku tidak sehat adalah pola aktifitas sehari-hari yang mampu menurunkan status kesehatan dan dapat mendatangkan penyakit bagi kita. Sedangkan gaya hidup sehat adalah pola aktifitas yang mampu untuk menjaga kesehatan dan juga menghindarkan dari hal-hal yang bisa mendatangkan penyakit bagi kita. Menjaga asupan makanan dan aktivitas fisik merupakan fondasi untuk memiliki tubuh yang sehat. Sayangnya, masih banyak orang yang tak tergerak meluangkan waktu untuk melakukannya. Gaya hidup tidak sehat akan berdampak pada kesehatan tubuh kita seperti Sindrome Metabolik. Ini adalah sekelompok kondisi yang meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes. Sindrome Metabolik mencakup tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kelebihan lemak tubuh, dan kadar kolesterol yang tidak normal.

Buku ini menyajikan seluk beluk gaya hidup sehat terkait dengan kondisi lingkungan hidup kita. Krisis lingkungan dapat menimbulkan berbagai penyakit pada manusia. Diharapkan buku ini dapat memberi sumbangan wawasan lingkungan dalam mencegah atau menanggulangi berbagai penyakit dan gangguan kesehatan lainnya yang melibatkan faktor lingkungan yang di harapkan agar upaya pencegahan ataupun pengobatannya. Tidak semua penyakit lingkungan di bahas di buku ini tetapi sekurang kurangnya penyakit yang spesifik serta sangat menonjol peran faktor lingkungannya.

POLUTAN DALAM PERSPECTIVE SISTEM LINGKUNGAN

POLUTAN DALAM PERSPECTIVE SISTEM LINGKUNGAN

Variabilitas polutant dalam sistem lingkungan memiliki peran yang penting karena berpengaruh terhadap kesehatan manusia dan menjadi pemicu penyakit. Saat ini variasi polutant menjadi fenomena global yang menyita perhatian dari seluruh negara karena dampaknya terhadap manusia dan lingkungan sekitar baik dalam waktu singkat maupun jangka panjang. Peningkatan temperatur global yang terjadi selama dekade 2006-2015 adalah 0,870 °C dan di antara tahun 2030 dan 2052 diprediksi akan terjadi peningkatan temperature sebesar 1,5°C. perubahan iklim berdampak ada risiko penyakit yang disebabkan oleh banyaknya jenis polutant, dari makanan dan air yang tercemar menjadi sumber penyebab penyakit, dari peristiwa ekstrim maupun yang terjadi karena perubahan jangka panjang dalam suatu ekosistem.

Bahan pencemar pada lingkungan akan menyebar pada semua media baik ke udara, tanah, air dan sediment akan terus meluas dari waktu ke waktu yang akan menyentuh kehidupan dan kesehatan manusia. Misalnya, pencemar  keudara akan terus menyebar ke wilayah lain dengan bantuan angina dan juga akan drop ke tanah dan air. Limbah cair yang dibuang ke media air, dihanyutkan dari hulu sampai jauh ke hilir, melampaui batas-batas wilayah akhirnya bermuara danau, sungai atau laut.  Bahan pencemar di udara akan terhirup oleh manusia dan jika melebihi batas akan menyebabkan kesakitan. Sumber yang nyata polutan dari kegiatan industri dan pabrik besar, menengah dan kecil, institusi, pemukiman, pertambangan, gunung meletus dan banjir serta bahkan dari tempat rekreasi dan lainnya yang semuanya dapat mencemari lingkungan dan menjadi sumber penyakit.

Terdapat 4 simpul yang berkaitan dengan proses pajanan polutan yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat yakni;  Pertama,  Jenis dan skala kegiatan yang menjadi sumber pencemar atau biasa disebut sebagai sumber emisi polutan.  Kedua, Jenis polutan yang diemisikan ke lingkungan kemudian menyebar secara luas sesuai dengan sifat dan kondisi media. Ketiga, terjadinya pemajanan pada manusia baik melalui inhalasi, ingesti dan kontak kulit. Keempat; terjadinya dampak kesehatan baik bersifat ringan, sedang maupun berat yang dapat dipengaruhi oleh antara lain konsentrasi bahan, jenis polutan, lama terpajan, media pajanan dan rute pemajanannya.

ANALISIS EKOLOGIS KELAYAKAN LOKASI PERSEMAIAN MANGROVE PERMANEN

ANALISIS EKOLOGIS KELAYAKAN LOKASI PERSEMAIAN MANGROVE PERMANEN

Dalam kegiatan rehabilitasi mangrove, selain penyiapan lahan, sangat dianjurkan untuk mempersiapkan persemaiannya, agar tercapai kecukupan produksi (jumlah) dan kualitasnya, karena unsur kualitas dan kuantitas sangat berpengaruh pada perkembangan rehabilitasi mangrove kedepan. Oleh karena itu faktor lokasi persemaian sangat penting karena menentukan semua itu. Lokasi persemaian sangat berhubungan dengan faktor ekologis terutama habitat dan lingkungannya. Buku ini ditulis untuk memberi gambaran tata cara dan analisis bagaimana suatu lokasi pada akhirnya dinyatakan layak/tidak dari aspek ekologis. Seperti diketahui bahwa kegiatan rehabilitasi mangrove yang sedang digiatkan oleh Pemerintah Indonesia melalui BRGM perlu didukung dari segala aspek. Buku ini berusaha memberi masukan dari aspek kelayakan lokasi persemaian yang bersifat permanen.