PENANGANAN CORONAVIRUS (COVID-19) DITINJAU DARI PERSPEKTIF KESEHATAN MASYARAKAT

PENANGANAN CORONAVIRUS (COVID-19) DITINJAU DARI PERSPEKTIF KESEHATAN MASYARAKAT

COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua negara, termasuk Indonesia, sejumlah kasus pneumonia dengan penyebab yang tidak diketahui muncul dengan demam, kelelahan, batuk, dan kesulitan bernafas, saat gejala utama terjadi dalam waktu singkat. Pemerintah Cina dan departemen kesehatan di semua tingkatan sangat mementingkan penyakit ini dan segera memberlakukan tindakan untuk pengendalian penyakit dan perawatan medis, serta mengarahkan lembaga penelitian untuk memulai penyelidikan, perawatan, dan penelitian kolaboratif. Patogen penyakit dengan cepat diidentifikasi sebagai coronavirus baru, yang kemudian dikonfirmasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dengan nama virus 2019-nCoV sementara Komite Internasional tentang Taksonomi Virus (ICTV : International Committee on Taxonomy of Viruses) menciptakannya SARS-Cov-2; dan pneumonia yang disebabkan oleh infeksi virus disebut novel coronavirus pneumonia (COVID-19) oleh WHO.
Buku ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang penyakit khususnya terkait dengan coronavirus Covid-19 di antara masyarakat serta orang-orang dalam profesi yang relevan, dan untuk memberikan panduan tentang pencegahan dan pengendalian lingkungan dan Kesehatan Masyarakat yang diukur untuk mengurangi risiko penularan. Buku ini juga membahas upaya-upaya Pencegahan Covid-19 dari berbagai aspek yaitu aspek Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Mental (Psikologis), Epidemiologi, Keperawatan, Kefarmasian, Gizi serta Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Diharapkan semua elemen masyarakat dapat membaca kemudian menerapkan upaya-upaya pencegahan dan pengendalian kasus pandemik ini. Upaya menjaga kesehatan secara mandiri ini bahkan dianjurkan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya dalam situasi pandemi Covid-19 ini saja akan tetapi juga untuk penyakit-penyakit yang lain dan akan datang.

DAMPAK LINGKUNGAN DAN KESEHATAN MIKROPLASTIK DAN NANOPLASTIK

DAMPAK LINGKUNGAN DAN KESEHATAN MIKROPLASTIK DAN NANOPLASTIK

Plastik adalah polimer yang diformulasikan dimana aditif telah ditambahkan untuk memberikan sifat fisik yang diperlukan untuk tujuan komersial (warna, sifat mekanik, ketahanan terhadap iradiasi matahari, serangan bakteri atau jamur). Puing plastik adalah benda plastik yang ditinggalkan di lingkungan. Plastik memainkan peran penting pada peningkatan kesehatan manusia secara umum, misalnya dengan memungkinkan produksi peralatan medis sekali pakai dan peningkatan keamanan makanan. Namun, plastik yang salah kelola memasuki lingkungan mungkin memiliki efek sebaliknya, seperti, menyediakan tempat berkembang biak bagi nyamuk pembawa penyakit atau menghalangi drainase air, menyebabkan banjir dan penyebaran penyakit. Kurangnya pengelolaan limbah yang tepat telah menyebabkan akumulasi lebih dari 250.000 ton puing-puing plastik mengambang di lautan. Diperkirakan bahwa negara-negara pesisir melepaskan 4,8 hingga 12,7 juta metrik ton plastic kelautan pada tahun 2010.

Buku Dampak Lingkungan dan Kesehatan Mikroplastik dan Nanoplastik, seri buku Kesehatan Lingkungan edisi Pertama ini menawarkan informasi terbaru tentang dampak lingkungan mikroplastik dan nanoplastik terhadap kesehatan manusia. Buku ini membahas mulai dari penegertian, sejarah munculnya produk plastic sampai nanoplastik, pola penyebaran dilingkungan laut, biota air, masuk keproduk laut sampai kepada manusia dan akhirnya dapat menyebabkan gangguan kesehatan dari organ-organ rentan sampai menimbulkan kanker

BERBAGAI PENYAKIT PADA USIA LANJUT

BERBAGAI PENYAKIT PADA USIA LANJUT

Bagi sebagian besar orang, usia lanjut merupakan sebuah momok yang menakutkan. Sebab ketika menginjak usia senja, kemampuan tubuh untuk meregenerasi sel semakin berkurang. Akibatnya, orang menjadi lebih rentan terkena berbagai masalah kesehatan yang terkait usia tua.
Untuk menghadapi masalah-masalah kesehatan tersebut, penting dilakukan persiapan sejak awal. Upaya itu dilakukan mengingat fakta bahwa saat usia lanjut, tidak hanya masalah kesehatan fisik saja yang menghampiri, tetapi juga stres emosional dan masalah sosial. Buku ini menyajikan berbagai penyakit yang sering diderita oleh usia lanjut, berikut solusinya.

Epidemiologi Kesehatan Lingkungan

Epidemiologi Kesehatan Lingkungan

Epidemiologi Kesehatan Lingkungan atau Epidemiologi Lingkungan adalah studi atau cabang keilmuan yang mempelajari faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi timbulnya (kejadian suatu penyakit), dengan cara mempelajari dan mengukur dinamika hubungan interaktif antara penduduk dengan lingkungan yang memiliki potensi bahaya pada suatu waktu dan kawasan tertentu, untuk upaya promotif lainnya. Dalam buku Penulis mencoba menyatukan dasar-dasar konseptualnya antara konsep Kesehatan Lingkungan dan epidemiologi, serta ditambahan informasi lain seperti resevtifitas dan vurnebilitas sesuai dengan apa yang penulis pahami.
Dalam buku ini juga memaparkan landasan teori epidemiologi kesehatan lingkungan, sehingga dapat dimengerti bagi mereka yang masih baru dalam bidang ini. Dari sudut ilmu kesehatan masyarakat (public health science), semua pembahasan tentang frekuensi, penyebaran serta faktor-faktor yang mempengaruhi frekuensi dan penyebaran masalah kesehatan yang ada pada masyarakat, termasuk dalam cabang ilmu epidemiologi.